Salam dari Paris
Rp 0.00
Kota cahaya bagai magnet bagi banyak orang seumpama pancaran cahaya mengundang kerumunan serangga. Tak hanya daya kota Paris nan mempesona, kehidupan orang-orang yang tinggal di kota itu pun penuh warna. Kesedihan, kerinduan, dan cinta mengental dalam aroma detak jantungnya.
Maka dalam temaramnya senja Frans mencurahkan perasaannya pada Laura yang berada di seberang samudra pada secarik kertas, "Setiap kali angin mencumbu kaca jendela di pagi hari, aku bertanya-tanya apakah angin yang sama akan mengecupi jendela kamarmu pula? Bila aku membisikkan namamu padanya, akankah bisikan itu terdengar olehmu di sana? Bukankah kita ini terhubung satu dengan yang lain baik sengaja maupun tak sengaja? Kau mengatakan hidup kita bersimpangan, karena itu kita bertemu, bercinta, kemudian berpisah. Namun aku tak ingin bersimpangan denganmu. Aku ingin selalu berjalan di garis yang sama, karena ini bukan perpisahan, hanya tempat yang berbeda di bulatan bumi yang sama."
| ISBN |
978-979-26-0067-4 |
| Penulis |
Tia Yuliantari |
| Tahun Terbit |
2011 |
| Bahasa |
Indonesian |